Puji dan Caci

Terimakasih aku ucapkan
Kepadamu yang misteri
Yang membaca dan memuji
Puisi yang ku kirim tempohari

Aku merasa sungguh terharu
Dan juga merasa dihargai
Kerana setelah kian lama menanti
Inilah kali pertama karyaku dipuji

Siapakah gerangannya engkau
Yang tertulis hanya namamu
Tanpa wajah dan suara
Bolehkah kita bertemu muka

Begitu rupanya bila dipuji
Jadi perasan dan bangga diri
Hingga lubang hidungku kembang dan bulat
Batang cangkul pun boleh muat

Jika sudi pujilah lagi
Lebih baik dari dicaci
Tapi biarlah berhati2
Agar aku tak lupa diri.

Tinggalkan Jawapan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Tukar )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Tukar )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.